Sunday, February 2, 2014

10 Hal yang Dibenci Wanita dari Pria


Foto: http://www.magforwomen.com

Tahukah Anda helow para lelaki, hal-hal apa saja yang tidak disukai kaum perempuan? Simak 10 poin berikut seperti yang saya rangkum dari berbagai sumber:

Hotel Ini Dikelilingi Situs Bersejarah Kota Bandung

Zodiak Hotel Asia Afrika – Bandung

Jumat 10 Januari 2014 lalu saya kembali menyambangi kota Bandung untuk urusan pekerjaan. Kali ini saya menginap di hotel Zodiak yang terletak di Jalan Asia Afrika.

Foto: Doc. Zodiak Hotel

Sebuah lokasi yang terasa sangat vintage. Selain karena dikelilingi berbagai bangunan bersejarah, seperti Museum Asia Afrika, Masjid Agung, Gedung Merdeka, dan Jalan Braga, bangunan lain di kanan dan kiri hotel masih terlihat kuno. Yah, semacam kota tua-nya Jakarta kali yaaa...

Monday, August 26, 2013

Tergoda Aku…

Tempo hari temen gue tiba-tiba aja curhat di YM, “Haduh Dit…gile nih, gue lagi nglawan godaan.” Hah? Godaan? Tumben2an salah satu temen gue yang udah kayak perempuan super suci ini kok bisa ngomong begitu. Karena selama ini, seumur hidup gue berteman sama dia, gak pernah sedikit pun terdengar kegilaan2, atau penyimpangan2 yang kluar dari mulut dia.

Sebut aja namanya Verina. Dia paling anti sama yang namanya perselingkuhan. Jangankan ngelakuin itu, denger ada temennya yg mulai flirting2 dikit aja dia udah mendelik protes. Dia gak suka banget dan dia bisa benci setengah mampus kalau ada orang yg berselingkuh. Itu dulu waktu dia belom nikah. Makanya, kalau gue mulai flirting sama cowok, gak bakalan deh gue berbagi cerita seru itu sama si Verina. Bisa diceramahin panjang lebar!!!

Nah, kira2 setahun pasca nikah, tiba2 saja dia bisa ngomong gitu di YM. Surprise banget gue! Hahaha akhirnya kena juga dia. Curhatlah dia ttg atasannya yang suangaaattt perhatian, dan betapa dia berusaha sekuat tenaga menampik segala macam pikiran2 buruk.

Salon Langgananku

Dengan penuh semangat ku bergegas memasuki salon yang sudah berbulan-bulan ini tak pernah lagi kudatangi. Rambut udah brasa gak enak banget, udah kepanjangan, dan perlu sentuhan tangan-tangan Mas Arief.

Walaupun aku memang jarang banget nyalon, tauk deh… masalah salon-menyalon mah bikin males.

Tapi kemarin siang, karena nunggu waktu liputan yang masih dua jam lagi, daripada bengong mendingan ke salon deh. Mumpung lagi di daerah Pondok Pinang, pikirku. Lokasi yang hanya 10 menit saja naik motor menuju salon langgananku.

“Hallooo…,” sapaku pada Mas Arief si empunya salon. Aku mengharap jawabannya, tapi dia hanya menatapku kosong.

Lho, koq gak nyaut ya? Biasanya kalau aku datang dia pasti langsung menyambutku dengan gegap gempita, langsung nyerocos macem2.

Friday, July 19, 2013

Plus Minus Mulus Tanpa Rambut Halus dengan Waxing


Pemilihan teknik waxing dalam upaya menghilangkan rambut di tubuh secara temporer masih menjadi pilihan banyak orang. Mudah, cepat dengan hasil yang lebih memuaskan! Namun, amankah cara ini? Betulkah waxing dapat memicu kanker?

Foto: www.dreamstime.com
Menurut dr. Fitria Agustina, SpKK dari Pusat Perawatan Kulit Fit Skin Center, Kramat Raya - Jakarta Pusat, waxing tidak memicu terjadinya kanker namun menimbulkan efek samping jangka panjang – jika digunakan secara teratur dan berkepanjangan. Salah satunya, kulit menjadi kehilangan elastisitas dan kekenyalannya. 

Selain itu, efek samping waxing berpengaruh juga terhadap pembentukan kerut, iritasi dan kemerahan, ruam kulit dan sedikit perdarahan subkutan (tepat di bawah kulit), penggelapan kulit dan terbakar, infeksi kulit, reaksi alergi, hingga rambut tumbuh ke dalam (ingrown hairs). “Masalah rambut tumbuh ke dalam juga disebut sebagai pseudofolikulitis. Pada dasarnya alasan efek samping waxing dalam hal ini adalah jika waxing dilakukan dalam arah yang berlawanan dari folikel,” urai Fitria.

Cara Praktis Pahami Dunia Pi aR


Judul : Public Relations Tales, Strategi Public Relations yang Menginspirasi
Penulis : Ika Sastrosoebroto
Halaman : 315
Penerbit : Raih Asa Sukses (Penebar Swadaya Group)
Tahun : 2013


Bermain-main di industri public relations bukan target yang ingin dicapai, melainkan melampaui target yang akan didapat karena terus menekuni passion detik demi detik, hari demi hari, bahkan tahun demi tahun.

Passion menjadi salah satu kekuatan penulis dalam menekuni kariernya di dunia Public Relations (PR) atau Pi aR -demikian penulis menyebutnya, agar lebih unik dan mengena- Ika Sastrosoebroto, seorang praktisi Pi aR  kelahiran Jakarta, 42 tahun silam, meyakini bagaimana inspirasi memegang kendali kuat untuk menciptakan dunia masa depan. Untuk berlayar dengan passion, karakter, dan keyakinan.

Wednesday, July 17, 2013

Yay! Melly's Garden Buka Cabang: #MellysGardenBaruna

Minggu, 30 Juni 2013 lalu Melly's Garden buka lapak baru. Yups...! Namanya #MellysGardenBaruna karena lokasinya di Kompleks Baruna, Kebon Sirih. Ini dia penampakannya...
 
#MellysGardenBaruna
Melly's Garden bukan pindah lokasi tapi buka CABANG BARU!  
Kalau selama ini Melly's Garden lebih dikenal berlokasi di IBEC Jl. Wahid Hasyim, nah cabang barunya, si #MellysGardenBaruna berlokasi di Kompleks Baruna, Jl. Kebon Sirih Timur Dalam No.37-39 - Kebon Sirih - Menteng - Jakarta Pusat. Gak terlalu jauh dari lokasi Melly's Garden IBEC. 

Saturday, June 1, 2013

Juni June

Bulan ini adalah bulanku.

Juni, yang selalu kusambut dengan gegap gempita, walau hanya dalam hati.
Mendekati bulan Juni, perasaan campur aduk mulai menghantui. Bukan, bukan karena di bulan Juni aku berulang tahun. Bukan. Bukan juga karena menunggu-nunggu akan ada perayaan apa di depan sana. Dan lagi-lagi bukan, bukan karena 'keparnoan' bertambahnya usiaku - dan masih tetap single *oopppss... yang ini kepleset curhat :p #abaikan.


Oke, jadi begini ceritanya...
Hari ini adalah hari pertama di bulan Juni. 1 Juni 2013. Apa yang sudah terjadi? Diawali dengan 2 kabar tidak mengenakkan yang sampai padaku via SMS dan email. Agak shock begitu nyadar "Oh, sudah masuk bulan Juni ya... Dan oh, kenapa diawali dengan kabar seperti ini? Oh, apakah Juni-ku akan berjalan lancar?" Oh...oh...oh... :( #kembaliAbaikan

Monday, May 20, 2013

Menggali Eksotisme Banten


Judul  :  Tanjung Lesung Pintu Gerbang Krakatau Ujung Kulon (100 Destinasi Tersembunyi di Ujung Barat Pulau Jawa ; Alam, Petualangan, Budaya, Kuliner, Penginapan)
Penulis  :  Gagas Ulung, Lilly T. Erwin, Abang Erwin
Halaman  :  207 Halaman
Penerbit  :  PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun  :  2013

Pantainya yang indah berpasir putih lengkap dengan laguna kebiruan, menjadikan Tanjung Lesung laksana surga di pesisir barat Banten. Kawasan wisata yang luasnya sekitar 1.500 hektar ini merupakan kawasan privasi dimana terdapat berbagai fasilitas dan aktivitas untuk berlibur. Kawasan Resor Tanjung Lesung menghadap Selat Sunda dengan pemandangan langsung Gunung Krakatau.

Selama ini kebanyakan pelancong menghabiskan waktunya di Anyer atau Carita. Padahal dengan melanjutkan perjalanan 2 jam ke Tanjung Lesung, selain pantai putihnya, kita akan menemukan hamparan padang ilalang mirip di Afrika.

Sunday, May 19, 2013

Pelabuhan Sunda Kelapa, Dari Sinilah Jakarta Bermula!


Lama tak menginjakkan kaki di Pelabuhan Sunda Kelapa. Kok rasanya udara di sini semakin panas dan kering ya? Teriknya sinar mentari begitu menyengat kulit. Sampai-sampai terasa kulit wajah mulai merah terbakar. Meski demikian, tak mengurungkan niat saya untuk menyusuri kembali tempat bersejarah ini.

Tak disangka, saya datang kembali. Teringat lebih dari 10 tahun lalu ketika pertama kali mampir ke sini. Ya, kala itu saya memang cuma mampir sebentar. Karena tujuan sebenarnya untuk berlayar menyusuri gugus Kepulauan Seribu dengan kapal Phinisi. Kini saat menyambangi pelabuhan tertua di Jakarta ini, pandangan langsung tertumbuk pada deretan kapal Phinisi yang sedang berlabuh di dermaga. 
 
Kapal Phinisi atau Bugis Schooner memiliki bentuk khas sehingga mudah dikenali. Meruncing di salah satu ujungnya dan berwarna-warni pada badan kapal. Siang itu para buruh bongkar muat sibuk membongkar muatan kapal. Menurunkan kayu-kayu. Susunan kayu yang berasal dari Kalimantan tersebut disusun tak jauh dari kapal. Jumlahnya sangat banyak, memenuhi tepi pelabuhan.
Beberapa wisatawan asing terlihat berjalan kaki menyusuri deretan kapal sambil sesekali berfoto. Wuih... meski cuaca begitu panasnya, mereka bersemangat sekali. Sebagian lagi ada yang asyik berseliweran membonceng ojek sepeda onthel.