Jatuh cinta pada gigitan pertama Roti Hainan di kedai kopi
La Galigo Makassar, membuat saya tak bisa melupakan kelezatan roti kasur panggang,
berisi selai kaya dan harumnya cinnamon yang menyeruak dari roti khas itu.
Perjalanan singkat saya di Makassar, Sulawesi Selatan, pada akhir Oktober 2017 lalu telah membawa saya ke berbagai kuliner enak, khas, dan tak terlupakan kelezatannya. Rasa-rasanya lidah saya ini sudah cocok banget dengan segala makanan yang ada di kota ini. Dari sekian jelajah kuliner Makassar ada satu yang betul-betul tak terlupakan. Roti Hainan di Kedai Kopi La Galigo!
Saya harus berterima kasih kepada kawan karib masa SMP dulu yang telah membawa saya ke kedai ini. Sepertinya dia tahu betul apa yang menjadi kegemaran saya. Ya, sebelumnya, Tia kawan saya itu, pernah membawakan kopi Toraja. Kebetulan Tia mengikuti suaminya yang penerbang Angkatan Udara untuk berdinas di Makassar selama kurang lebih sembilan tahun terakhir ini.
Tia tahu kalau saya suka sekali menyesap kopi lokal. Sore itu, usai puas jelong-jelong menyusuri Fort Rotterdam, artikel soal Fort Rotterdam menyusul yaaa.... Tia mengarahkan mobilnya ke kedai kopi La Galigo yang terletak di Jalan Arif Rate No.6 C, Makassar. Begitu sampai, saya bersorak sorai dalam hati, "Wahhh asyik banget tempatnya, PAS dengan selera saya yang doyan nongkrong di warkop!" Walaupun tempatnya juga bukan warkop sederhana, justru macam resto yang didesain dengan cozy bernuansa peranakan.
Setelah memilih posisi meja yang berada di luar, saya langsung memesan es kopi Toraja dan Roti Hainan. Kata Tia, roti ini enak banget. Okelah, saya percaya dia. Kenapa saya memesan es kopi? Karena lumayan lelah yaa habis berkeliling Fort Rotterdam di siang-siang bolong. Tenggorokan ini perlu disiram yang adem-adem hehehe....
Betul saja, barulah roti Hainan pesanan saya tiba, harumnya cinnamon sudah menyeruak ke mana-mana. Masih panas mengepul, tak sabar langsung saya potong roti panggang yang menyerupai roti kasur ini, tepat di tengah! Dan leppppp...masuk ke mulut dengan suksesnya!! Alamakkkk...lezat nian roti ini. Perpaduan manisnya selai kaya dan butter yang gurih serta roti yang masih hangat (cenderung panas sih abis ga sabaran yaaa pengen makan) betul-betul serasa membawa saya ke surgaa!! Enak banget coyyyy....! Semuanya serba PAS NIKMATNYA!!
Kebahagiaan saya tak cukup sampai di situ karena sesekali diselingi dengan menyeruput es kopi Toraja. Tsahhhh...!! Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan...?
Sungguh bahagianya saya sangat sederhana bukan?
Sampai saat ini, selama hidup saya di Jakarta - Bekasi, kayaknya saya belum pernah merasakan sensasi kenikmatan roti panggang dan es kopi yang sedahsyat itu.
Ah... kapan kembali lagi ku bisa ke sana? Anging mamiri, bawalah daku. @mamipanda
No comments:
Post a Comment